Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menghadiri Haflah Akhirussanah Madrasah Diniyyah Pondok Pesantren Al-Ma'ruf Kranggan Kel. Sidokumpul Lamongan, Sabtu (20/6). Dalam sambutannya, Pak Yes menyampaikan ucapan selamat sekaligus memberikan wejangan penting terkait tantangan zaman yang dihadapi generasi muda saat ini. Beliau menekankan bahwa di tengah dinamika perkembangan global seperti isu geopolitik dan pesatnya teknologi Artificial Intelligence (AI), pondasi ilmu agama menjadi benteng yang sangat penting.

"Ilmu agama sangat penting, apalagi dengan perkembangan sekarang di mana kita dihadapkan dengan tantangan geopolitik dan AI. Namun tidak hanya ilmu, para santri juga harus dibekali dengan skill keterampilan yang dibarengi dengan akhlak, etika, serta adab yang baik," ujar Pak Yes.
Pak Yes juga mengingatkan para lulusan bahwa kelulusan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk terus belajar demi menyongsong Indonesia Emas 2045. Terkait kebijakan nasional untuk menyiapkan generasi unggul tersebut, berbagai program unggulan dilaksanakan diantaranya Makan Bergizi Gratis.

Menurut Pak Yes, program ini dirancang demi pemenuhan gizi anak-anak bangsa, meskipun tak luput dari pro dan kontra.Sebagai bukti keseriusan dalam menjaga kualitas program tersebut, Pemkab Lamongan melakukan pengawasan ketat. Di Lamongan sendiri, terdapat 12 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizii (SPPG) yang terpaksa ditutup karena tidak memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
"Hal ini membuktikan bahwa program MBG dilaksanakan dengan standar yang ketat, higienis, dan tidak sembarangan,"pungkasnya.
Sumber: @prokopimkab.lamongan




