Alun-Alun Lamongan dipenuhi keceriaan sejak pagi hari pada pelaksanaan Gebyar Paud di Alun-Alun Lamongan, Senin (22/6). Ratusan anak PAUD dengan kostum warna-warni tampak antusias mengikuti senam bersama, sementara para guru PAUD menampilkan tarian kreasi yang memukau. Hadir pada acara tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pendidikan anak usia dini sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Bupati yang akrab disapa Pak YES juga mengatakan bahwa kualitas generasi masa depan ditentukan sejak anak berada pada masa usia dini. Menurutnya, periode tersebut merupakan fase emas yang sangat menentukan perkembangan karakter, kemampuan belajar, dan kepribadian anak.
“Masa usia dini merupakan fase strategis untuk menanam benih masa depan. Inilah periode emas yang sangat menentukan arah kehidupan anak-anak kita di masa yang akan datang,” ujarnya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang mendukung akses pendidikan sejak dini, di antaranya wajib belajar satu tahun prasekolah, Gerakan PADURAKSA (Pendidikan Terpadu Ramah Anak Hebat), serta AKSI BIRU (Anak Tidak Sekolah Kembali Bersekolah), serta Beasiswa Perintis. Melalui berbagai program tersebut, Pemkab Lamongan berupaya memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan memperoleh layanan pendidikan sejak usia dini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Shodikin, melaporkan bahwa partisipasi pendidikan anak usia dini di Lamongan terus menunjukkan capaian yang menggembirakan. Pada tahun 2025, angka partisipasi anak usia 3–6 tahun mencapai 87,73 persen, sedangkan kelompok usia 5–6 tahun mencapai 99,51 persen. Capaian tersebut menjadi modal penting dalam mendukung program wajib belajar 13 tahun dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Lamongan.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan peluncuran Kurikulum LENTERA (Learning Environment Berbasis Tradisi dan Akar Budaya Lamongan). Kurikulum ini dirancang untuk mengenalkan nilai-nilai budaya, tradisi, dan kearifan lokal Lamongan kepada anak sejak usia dini
Sumber: @prokopimkab.lamongan




