Menjadi salah satu yang paling dinantikan pada rangkaian Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457, Lamongan Tempo Doeloe 2026 resmi dibuka oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Rabu (24/6), di Kawasan Gajah Mada. Bak masuk mesin waktu, para pengunjung diajak menelusuri jejak-jejak sejarah Lamongan melalui berbagai dekorasi yang mengangkat tema Perjuangan di masa lampau. Tema ini diharapkan mampu menyulut semangat dalam memajukan Lamongan.

Bupati YES juga menerangkan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu membawa makna pentingnya perjuangan. Di masa lalu, para pahlawan berjuang untuk kemerdekaan. Di masa kini, semangat perjuangan dibutuhkan dalam mengantarkan Lamongan menuju kejayaan.
"Berbagai tema yang melambangkan perjuangan ini hendaknya menjadi penyulut motivasi, agar kita selalu memberikan yang terbaik untuk Lamongan," ujarnya.
Sebanyak total 138 stand turut meramaikan LTD tahun ini. Di antaranya 88 stand dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMN, BUMD, Instansi Vertikal, dan juga swasta, sedangkan 50 lainnya dari bazar UMKM. Terus meningkatnya partisipasi pada kegiatan ini, dikatakan Sekda Lamongan Moh. Nalikan, merupakan penanda bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi terhadap acara yang akan berlangsung hingga 27 Juni ini.
"Kami berharap gelaran ini juga mampu memutar roda ekonomi, sehingga membantu UMKM Lamongan dapat terus bertumbuh," imbuh Nalikan.

Selain memantik rasa nostalgia, dengan dekorasi hingga hidangan tradisional, stand-stand juga menghadirkan unsur rekreasional dengan berbagai game dan pameran menarik. Sebut saja stand Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, yang memamerkan hewan-hewan unik nan lucu, seperti domba, kura-kura, hingga ular yang sudah jinak. Masyarakat yang lewat pun sangat terhibur dan tak lupa mengambil beberapa foto bersama fauna yang menggemaskan.
Pelayanan masyarakat juga tak luput menjadi sajian utama. Di antaranya adalah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang memberikan pelayanan Identitas Kependudukan Digital, hingga RSUD Ngimbang yang melayani cek kesehatan mata gratis. Semua ini demi meningkatkan akses pelayanan publik ke masyarakat secara luas.
Sumber: @prokopimkab.lamongan




