Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, menyampaikan jawaban atas Pandangan Umum (PU) Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Lamongan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lamongan, Senin (22/6), bertempat di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Lamongan. Dalam kegiatan tersebut Bupati Yes menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan terus berkomitmen menjaga pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Bupati Yes turut menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan, saran, dan evaluasi yang diberikan oleh seluruh fraksi DPRD sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan daerah.

Bupati Yes juga mengapresiasi dukungan DPRD atas capaian Pemerintah Kabupaten Lamongan yang berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk kesepuluh kalinya secara berturut-turut, serta memperoleh predikat “A” (Sangat Baik) dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari Kementerian PAN-RB.
Menurut Bupati Yes, capaian tersebut bukan hanya sekadar penghargaan administratif, namun menjadi fondasi untuk memperkuat akuntabilitas pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Menjawab berbagai pandangan fraksi, Bupati Yes menjelaskan sejumlah langkah strategis pemerintah daerah, di antaranya penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui intensifikasi dan ekstensifikasi sumber pendapatan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, penyempuranaan tata kelola ,digitalisasi sistem penerimaan daerah, serta peningkatan kepatuhan wajib pajak.

Pada sektor pembangunan, pemerintah daerah berkomitmen memastikan belanja daerah memberikan dampak nyata, khususnya melalui pembangunan infrastruktur jalan, irigasi, dan jaringan yang mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
Di bidang pendidikan dan kesehatan, Bupati Yes menyampaikan komitmen peningkatan kualitas layanan melalui penguatan sarana prasarana pendidikan, penanganan anak tidak sekolah melalui inovasi AKSI BIRU, penguatan Universal Health Coverage (UHC), serta peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.
Sementara pada sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan ketahanan pangan, Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mendorong produktivitas melalui dukungan sarana produksi, stabilisasi harga pangan, serta penguatan Program Prioritas Lumbung Pangan Lamongan.
Lebih lanjut, Bupati Yes juga menegaskan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi modal penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.
Sumber: @prokopimkab.lamongan




