Keseimbangan antara pembangunan fisik dan sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam menciptakan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Sebagai upaya mewujudkannya, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menegaskan perlunya menyiapkan SDM yang unggul, berkarakter, dan memiliki ketahanan moral yang kuat sehingga mampu menjawab berbagai tantangan global di masa depan. Hal tersebut disampaikan Bupati Yes dalam kegiatan Pengukuhan Hafidz-Hafidzah Gerakan Lamongan Menghafal Al-Qur’an Tahun 2026 di Alun-Alun Kabupaten Lamongan, Rabu (17/6).

Disampaikan oleh Pak Yes, momentum pengukuhan ini terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan pergantian Tahun Baru Islam 1448 H yang mengajarkan bahwa semangat hijrah perlu diawali dengan motivasi untuk maju dan keberanian menghadapi perubahan. Semangat itulah yang saat ini terlihat pada wajah para hafidz dan hafidzah usai menyelesaikan satu tahapan penting yang menuntut kedisiplinan dan kesungguhan dalam belajar.
Di tengah perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan kompetisi global yang semakin dinamis, menyiapkan generasi yang cerdas secara intelektual serta kokoh dalam moral dan etika merupakan strategi utama dalam membangun peradaban yang relevan dengan perkembangan zaman namun tetap berkarakter. Melalui pengukuhan ini, para wisudawan dan wisudawati diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang berakhlak sekaligus menjadi aset daerah menuju kepemimpinan yang maju, unggul, dan menjadikan Lamongan semakin berdaya saing.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lamongan, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh hafidz dan hafidzah. Semoga capaian ini membawa berkah bagi diri sendiri maupun keluarga dalam menyongsong masa depan yang semakin cerah. Saya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua, lembaga pendidikan, dan para tenaga pendidik atas pembinaan, dedikasi, serta kontribusinya dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang cerdas dalam berbagai aspek. Keberhasilan anak-anak kita kelak merupakan buah dari kesabaran dan ikhtiar yang kita tanamkan hari ini,” ucap Bupati Yes.

Dilaporkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan sekaligus Ketua LPTQ Kabupaten Lamongan, Moh. Nalikan, setelah melalui tahapan ujian tahfidz, sebanyak 6.168 anak dinyatakan lulus sesuai standar, dan kemudian disaring kembali sehingga 3.162 peserta di antaranya meraih predikat sangat baik atau kategori mumtaz. Prestasi ini tentu menghadirkan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Lamongan karena anak-anak telah menunjukkan semangat yang tinggi dalam mencintai dan menghafal Al-Qur’an.
“Melalui pengukuhan ini, kami berharap dapat menjadi motivasi untuk terus menumbuhkan semangat menghafal, memahami, dan yang terpenting mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Semoga kita senantiasa diberikan kekuatan dan kemampuan dalam menciptakan generasi muda yang berakhlak mulia,” pungkas Nalikan.
Sumber: @prokopimkab.lamongan




