Pemerintah Kecamatan Mantup melaksanakan kegiatan ziarah dan tabur bunga di Makam Mbah Sedho Margi Desa Mantup pada Minggu (24/5) dalam rangka memperingati Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk penghormatan kepada tokoh leluhur sekaligus upaya melestarikan nilai sejarah dan budaya di wilayah Kecamatan Mantup.

Kegiatan ziarah dihadiri Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Lamongan Erwin Sulistya Pambudi, S.T., M.Si., Forkopimcam Mantup, Kepala Desa se-Kecamatan Mantup, perangkat Desa Mantup, tokoh masyarakat, serta masyarakat sekitar yang mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat dan penuh kebersamaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama yang dilanjutkan dengan prosesi tabur bunga di area makam sebagai simbol penghormatan dan penghargaan terhadap jasa para pendahulu yang telah memberikan kontribusi bagi perkembangan wilayah dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, sambutan Bupati Lamongan dibacakan oleh Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Lamongan. Dalam sambutannya disampaikan bahwa peringatan Hari Jadi Lamongan ke-457 hendaknya menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan, gotong royong, serta menjaga nilai sejarah dan budaya sebagai bagian dari identitas daerah. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk terus bersama-sama mendukung pembangunan daerah demi mewujudkan Lamongan yang maju dan sejahtera.
“Melalui momentum Hari Jadi Lamongan ke-457 ini, mari kita jadikan semangat perjuangan para pendahulu sebagai motivasi untuk terus berkarya, menjaga persatuan, dan bersama-sama membangun Lamongan yang lebih baik,” demikian sambutan Bupati Lamongan yang dibacakan Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Lamongan.

Sementara itu, Camat Mantup Ilyas, S.Kep., Ns. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ziarah dan tabur bunga merupakan bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus upaya menanamkan nilai kebersamaan dan kepedulian terhadap sejarah daerah kepada masyarakat. Menurutnya, menjaga dan melestarikan tradisi menjadi bagian penting dalam memperkuat identitas dan karakter masyarakat.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial peringatan Hari Jadi Lamongan, namun juga sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur serta momentum untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ujar Camat Mantup.

Pemerintah Kecamatan Mantup berharap melalui kegiatan ziarah dan tabur bunga ini, nilai-nilai kebersamaan, semangat pengabdian, serta kepedulian terhadap warisan sejarah dan budaya daerah dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi penerus.




