Pemerintah Kabupaten Lamongan perkuat konsistensi kinerja di tengah dinamika global dan perubahan tata kelola pemerintahan melalui pelaksanaan Leaders Brief bersama seluruh OPD hingga camat melalui kanal Zoom yang dipimpin langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Rabu (8/4) di Ruang Command Center Gedung Pemkab Lamongan Lt.3.
Kegiatan ini merupakan forum penyamaan persepsi seluruh jajaran perangkat daerah dalam menghadapi perubahan pola kerja dan tantangan pembangunan. Sekaligus tindak lanjut dari rapat koordinasi sebelumnya yang membahas kesiapan menghadapi musim kemarau.

Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Pak Yes menegaskan bahwa transformasi budaya kerja menjadi kunci dalam menjaga kinerja pemerintahan. Menurutnya, perubahan sistem kerja seperti penerapan work from home (WFH), work from office (WFO), serta penyesuaian jam kerja merupakan bagian dari langkah efisiensi yang tidak boleh mengurangi produktivitas.
“Perubahan pola kerja harus diimbangi dengan peningkatan kinerja. Efisiensi, termasuk pengurangan penggunaan energi seperti BBM dan listrik sebesar 20–25 persen, harus bisa diwujudkan tanpa menurunkan kualitas pelayanan publik,” tutur Pak Yes.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Soto menekankan bahwa setiap program kerja perangkat daerah harus berorientasi pada asas kemanfaatan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Selain itu, Pak Yes meminta agar optimalisasi media sosial oleh OPD, yangmana dinilai penting sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menghadapi potensi kemarau panjang yang diperkirakan berlangsung hingga Agustus, Pemkab Lamongan telah menyiapkan berbagai langkah strategis. Dinas terkait diminta segera melakukan pendataan dan pemetaan embung, normalisasi saluran air, serta penguatan jaringan irigasi. Seluruh kecamatan juga diinstruksikan untuk mengidentifikasi wilayah yang membutuhkan penanganan prioritas.
Sumber : @lamongankab