Sebagai bentuk upaya percepatan pemerintah terhadap penanggulangan banjir, Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menghadiri audiensi bersama BPBD Provinsi Jawa Timur dan BMKG Provinsi Jawa Timur di Kantor BMKG Juanda, Surabaya, Rabu (11/3), guna membahas langkah kongkret dan optimal dalam penanganan genangan air di wilayah Kabupaten Lamongan.

Dalam paparannya, Bupati Yes menyampaikan bahwa genangan banjir telah berlangsung kurang lebih selama empat bulan di 44 desa yang tersebar di 5 kecamatan. Bahkan di sejumlah titik, ketinggian air justru mengalami peningkatan.
Kondisi tersebut terjadi karena air di kawasan terdampak belum dapat mengalir keluar secara maksimal, mengingat tinggi muka air laut maupun Bengawan Solo masih lebih tinggi dibandingkan aliran sungai di wilayah tersebut. Oleh karena itu, Bupati Yes memohon arahan dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur terkait kemungkinan dilaksanakannya operasi modifikasi cuaca, khususnya di wilayah dengan genangan tinggi.
“Kami memohon arahan dan petunjuk agar modifikasi cuaca dapat dilakukan di Kabupaten Lamongan, khususnya di wilayah yang genangannya cukup tinggi, sehingga upaya yang kami lakukan dapat membantu memperbaiki kondisi dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan lebih nyaman,” ungkapnya.

Sementara itu, BPBD Jawa Timur bersama BMKG Provinsi Jawa Timur turut membahas pentingnya informasi cuaca yang akurat sebagai dasar dalam menentukan langkah antisipasi dan penanganan bencana secara lebih tepat. Selain itu, juga disampaikan harapan agar operasi modifikasi cuaca dapat segera dilaksanakan guna membantu mengurangi genangan air di kawasan Bengawan Jero.
Kepala BMKG Jawa Timur, Taufiq Hermawan, menjelaskan bahwa berdasarkan arahan Gubernur Jawa Timur, operasi modifikasi cuaca direncanakan mulai dilaksanakan pada 16 Maret mendatang. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mitigasi bencana hidrometeorologi menjelang Idulfitri, sehingga para pemudik dapat menjalani perjalanan serta merayakan Lebaran dengan lebih aman dan nyaman.
Sumber : @prokopimkab.lamongan