Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung pemukiman warga yang terdampak banjir di Desa Laladan, Kecamatan Deket, Sabtu (10/1). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Jawa Timur menyalurkan bantuan bagi warga terdampak sebagai bagian dari respon cepat penanganan banjir, meliputi dukungan logistik pangan, sandang, perlengkapan kebersihan, perlindungan, serta kebutuhan dasar lainnya.

Dikatakan Gubernur Khofifah, curah hujan di bulan Januari menurut prediksi BMKG sangat tinggi. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jatim terus melakukan upaya mitigasi, salah satunya adalah modifikasi cuaca.
"Sejak 5 Desember 2025, kami telah melakukan modifikasi cuaca di dua titik. Tetapi tidak dapat dipungkiri ada titik lain yang belum bisa dijangkau, sehingga curah hujannya masih tinggi," ujarnya.
Menurut Khofifah, modifikasi cuaca sudah berdampak terhadap menurunnya curah hujan. Dari prediksi BMKG, curah hujan di Jawa Timur pada bulan Januari diprediksi mencapai 300 mm. Tetapi, dampak modifikasi cuaca, curah hujan berhasil ditahan pada angka 100 mm.
"Bulan Januari ini memang puncak curah hujan tertinggi menurut prediksi BMKG. Maka dari itu, terus jaga kewaspadaan kita," pesan Khofifah.
Pak YES, sapaan akrab Bupati Lamongan, menambahkan bahwa curah hujan di Lamongan dua hari terakhir memang di atas rata-rata. Dari yang biasanya sekitar 50 mm, dua hari terakhir mencapai 100,4 mm.
"Sebagai langkah pengendalian untuk mencegah bertambahnya genangan di wilayah sekitar, kami sudah menutup Pintu Air Kuro karena ketinggian mencapai 68 cm," tambah Pak YES.

Bupati YES menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo dalam upaya normalisasi jalur pembuangan guna mengurangi potensi genangan di wilayah terdampak. Langkah tersebut dilakukan agar kapasitas aliran sungai dan saluran dapat kembali optimal, terutama dalam menghadapi curah hujan tinggi yang masih berpotensi terjadi.
"Semoga kunjungan ini membawa berkah untuk masyarakat. Kita harap masyarakat tetap tenang, kita antisipasi cuaca yang semacam ini dengan sebaik-baiknya. Insyaallah nanti ada solusi yang baik sehingga tidak ada banjir lagi yang akan menimpa," tutup Pak YES.
Sumber: @prokopimkab.lamongan