KECAMATAN MANTUP

Bersama Wagub Emil, Bupati Yes pantau operasional pompa kuro, pastikan tetap bekerja optimal

informasi
Sabtu, 07 Maret 2026
14x dilihat
Foto: Bersama Wagub Emil, Bupati Yes pantau operasional pompa kuro, pastikan tetap bekerja optimal

Sebagai upaya percepatan penanganan banjir, operasional Pompa Pintu Air Kuro terus dioptimalkan, baik dari segi kapasitas maupun waktu operasi. Upaya ini dipastikan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat melaksanakan kunjungan dan inspeksi di lokasi rumah pompa tersebut, Sabtu (7/3).


Pak YES, sapaan akrab Bupati Lamongan, menjelaskan bahwa pengoperasian pompa dilakukan sebagai respons aspirasi masyarakat terhadap banjir. Saat ini pompa dioperasikan secara maksimal hingga malam hari untuk mempercepat pembuangan air dari wilayah terdampak.



“Pompa ini kita operasikan untuk mempercepat turunnya genangan banjir. Pompa utama kita aktifkan sampai sekitar pukul 22.00, sementara pompa mobile kita operasikan sampai tengah malam agar aliran air bisa lebih cepat keluar,” ujarnya.


Pak Yes menambahkan, saat ini total terdapat 18 pompa yang dioperasikan di kawasan Kuro, terdiri dari pompa dari Pemerintah Provinsi, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dan Pemerintah Kabupaten Lamongan, serta sejumlah pompa mobile. Secara keseluruhan, pompa-pompa tersebut mampu mengalirkan air dengan total debit sekitar 11.050 liter per detik.


“Kolaborasi ini penting agar pembuangan air bisa berjalan lebih cepat, sehingga genangan di wilayah terdampak banjir dapat segera berkurang,” jelasnya.


Sementara itu, Emil menegaskan bahwa optimalisasi pompa merupakan langkah jangka pendek yang sangat penting untuk mempercepat surutnya genangan. Di sisi lain, pemerintah juga tengah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk pengendalian banjir secara lebih menyeluruh di wilayah hilir Bengawan Solo.



Ia menyebut, berdasarkan masterplan dari Kementerian Pekerjaan Umum terdapat jalur pelepasan air menuju laut melalui kanal banjir (floodway) yang diharapkan dapat mempercepat aliran air saat debit meningkat. Namun, kapasitas aliran menuju kanal tersebut dinilai masih perlu dioptimalkan agar mampu menampung debit air yang lebih besar.


“Secara perencanaan aliran menuju kanal banjir bisa lebih besar, tetapi di lapangan yang benar-benar bisa mengalir sekitar 400 meter kubik per detik. Ini perlu kita evaluasi bersama agar optimalisasi aliran air bisa dilakukan,” jelasnya.


Selain itu, Emil juga menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur pompa yang ada saat ini. Ia meminta perbaikan segera dilakukan terhadap peralatan yang mengalami kerusakan serta mendorong penguatan sistem operasional pompa ke depan, termasuk rencana penggunaan listrik agar operasional lebih stabil.

“Pompa ini harus selalu siap bekerja. Kalau ada genset yang rusak harus segera diperbaiki, dan ke depan kita dorong penggunaan listrik supaya operasionalnya lebih stabil,” pungkasnya.


Sumber : @prokopimkab.lamongan

Topik Terkait:

KECAMATAN MANTUP KABUPATEN LAMONGAN

  • Jl. Ayam Alas No. 45, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur, Kode Pos 62283
  • mantup@lamongankab.go.id
  • (0322) 4670299
Logo Branding Lamongan
© 2026 Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan