Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meresmikan Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Pimpinan Cabang Sambeng, Senin (27/4), Dalam sambutannya, bupati yes mendorong agar GDM Sambeng memiliki peran strategis sebagai center of excellence atau pusat keunggulan dalam pemberdayaan umat. Peresmian di GDM Sambeng tersebut turut dihadiri anggota DPR RI Ahmad Labib, jajaran Pimpinan Daerah dan Cabang Muhammadiyah, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati YES menyampaikan apresiasi atas berdirinya gedung tersebut yang dinilai sebagai hasil nyata semangat gotong royong warga Muhammadiyah. “Ini merupakan bentuk nyata penerapan prinsip ta’awun, bagaimana seluruh anggota bahu membahu mewujudkan gedung yang insyaAllah sangat bermanfaat bagi umat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan kuatnya sinergi antara Muhammadiyah dan Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam meningkatkan kualitas manusia. “Melalui berbagai institusi pendidikan dan layanan kesehatan, Muhammadiyah telah berkontribusi menciptakan SDM Lamongan yang unggul dan berdaya saing,” kata Bupati YES.

Ia juga mengaitkan hal tersebut dengan capaian Indeks Pembangunan Manusia Lamongan yang terus meningkat hingga mencapai 76,81 pada tahun 2025. Tidak hanya pada sektor pendidikan dan kesehatan, kontribusi Muhammadiyah juga dirasakan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Bupati YES menyebut pertumbuhan ekonomi Lamongan yang mencapai 5,40 persen pada 2025 menjadi salah satu indikator keberhasilan kolaborasi tersebut.
“Prestasi ini mencerminkan komitmen dan kerja sama yang kuat antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan,” tambahnya.

Bupati YES berharap GDM Sambeng tidak hanya menjadi bangunan fisik, tetapi juga pusat aktivitas yang produktif. Ia juga menegaskan pentingnya menjadikan GDM sebagai sarana dakwah yang menyejukkan dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Kami ingin gedung ini menjadi pusat keunggulan, tempat lahirnya program pemberdayaan umat, ruang diskusi anak muda, hingga wadah sinergi pelaku usaha kecil,” ungkapnya.
Sumber : @prokopimkab.lamongan



