Pemerintah Kabupaten Lamongan berhasil melampaui target nasional Luas Tambah Tanam (LTT) 2025 dalam rangka menyukseskan Swasembada Pangan sebagai program prioritas Presiden Prabowo. Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan insan pertanian, yakni kelompok tani dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Bupati YES menyerahkan sejumlah bantuan dan insentif pada Tasyakuran LTT di Aula Gajah Mada Pemkab Lamongan, Jumat (9/1).

Dari target LTT Tahun 2025 sebesar 192.373 hektar, Kabupaten Lamongan berhasil melampauinya dengan capaian sebesar 193.783 hektar. Dikatakan Pak YES, pencapaian ini patut menjadi kebanggaan Lamongan, terlebih dengan luas baku sawah hanya sebesar 96.095 hektar.
"Ini juga berkat kita konsisten di dalam menjaga lahan sawah yang dilindungi di tengah tekanan industrialisasi," tambah Pak YES.
Pada tahun 2025, Lamongan berhasil memproduksi 1.325.000 ton gabah, dengan produktivitas mencapai 7.33 ton per hektar. Lahan tambah panen juga berhasil melampaui target, yakni menyentuh angka 180.777 hektar atau 113,69%.
"Keberhasilan ini tak lepas dari peran para PPL yang mendampingi petani kita. Maka dari itu, hari ini kami serahkan insentif untuk para PPL terbaik sebagai apresiasi," ujar Pak YES.

Pada kesempatan ini, Pak YES menyerahkan penghargaan kepada sembilan PPL terbaik, berupa kendaraan operasional dari Kementerian Pertanian RI. Insentif juga diberikan kepada Balai Penyuluhan Pertanian pemenang lomba LTT di setiap kategori luas lahan. Selain itu, Bupati YES juga menyerahkan bantuan berupa brigade pompa air kepada 10 Gapoktan, serta bantuan traktor roda 4 kepada 5 Poktan.
"Nilai Tukar Petani pada semester I 2025 untuk subsektor tanaman pangan telah mencapai 134,36. Artinya kesejahteraan petani juga terjamin seiring kami menjaga agar harga gabah di atas HPP 6.500," tutup Pak YES.
Sumber: @prokopimkab.lamongan