Di Halaman Pemkab Lamongan, Bupati Yes menerima 713 Mahasiswa dari Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Komunitas (KKN-BBK) ke-7 di Kabupaten Lamongan, Selasa (06/01). Diterjunkan ke 4 kecamatan, Pak Yes mengajak para mahasiswa untuk menuangkan kreativitas melalui kontribusi aktif terhadap setiap program yang tengah dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan.

"Saat ini ada 3 hal pokok yang sedang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan di antaranya menjamin keberlangsungan pertumbuhan ekonomi, pemerataan hasil pembangunan, serta menjaga dan meningkatkan harmonisasi sosial. Melalui fokus tersebut, kami kemas dalam 15 program prioritas yang salah satu tujuannya adalah untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Kehadiran adik-adik tentu harapan bagi kami, khususnya bagi masyarakat desa, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi hingga menjaga harmonisasi di setiap unsur masyarakat. Hal tersebut dapat diupayakan melalui ide kreatif yang bisa dituangkan melalui kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Sebagai generasi penerus bangsa, saya yakin kreativitas tersebut akan sangat berguna bagi kami, bagi masyarakat desa, baik untuk saat ini maupun di masa depan," ucap Pak Yes.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Yes juga berpesan untuk selalu menghormati aturan ataupun adat-istiadat yang ada di masing-masing desa, sehingga saat di akhir periode KKN nanti, akan meninggalkan jejak atau kesan yang baik dan selalu diingat oleh masyarakat setempat.
"Lamongan sudah berkali-kali menerima Mahasiswa UNAIR untuk melaksanakan KKN. Kami sangat senang dan tentu saja merasa terbantu atas hal tersebut. Saya harap di waktu yang singkat ini adik-adik bisa meninggalkan kesan yang baik, sehingga masyarakat akan merasa terbantu, merasa didampingi, serta mendapat manfaat yang nyata dari kontribusi yang telah diberikan," sambung Pak Yes.

Dilaporkan oleh Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat Berkelanjutan Universitas Airlangga, Hery Purnobasuki, sebanyak 713 mahasiswa peserta KKN-BBK ke-7 dan 1 Dosen Pembina Lapangan, akan diterjunkan ke dalam 4 kecamatan dan terbagi ke 82 desa. Melalui kegiatan ini, harapannya mahasiswa dapat belajar langsung mengenai kehidupan bermasyarakat, sehingga saat kembali nanti bisa membawa ilmu-ilmu tersebut untuk diterapkan di kehidupan mendatang.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kabupaten Lamongan, yang telah bersedia menerima mahasiswa kami untuk melakukan pembelajaran secara langsung di tengah-tengah masyarakat. Semoga dengan adanya kegiatan ini, para mahasiswa bisa memberikan hasil yang terbaik, sekaligus mendapat ilmu yang bermanfaat bagi masa depan, khususnya keberlangsungan nusa dan bangsa," pungkas Hery.
Sumber: @prokopimkab.lamongan