Dalam acara Milad Muhammadiyah ke-113 dan Peresmian UMLA Dome di Universitas Muhammadiyah Lamongan pada Sabtu (20/12), Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Haedar Nasir, memberikan apresiasi kepada PDM Lamongan dan Pemerintah Kabupaten Lamongan atas peluncuran Aumkes Holding, yang meliputi 5 Rumah Sakit dan 10 Klinik Muhammadiyah. Prof Haedar, menekankan pentingnya sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah untuk memastikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat dapat berjalan secara optimal.

"Apa yang dilakukan Muhammadiyah Lamongan hari ini adalah bukti nyata bahwa sinergi Muhammadiyah dengan pemerintah daerah bukan hanya retorika, melainkan manifestasi semangat Muhammadiyah dan Islam berkemajuan yang tumbuh di Lamongan. Slogan 'Lamongan Megilan' sangat pantas disematkan bagi daerah ini." ucap Prof. Haedar.
Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menjelaskan sejarah perjuangan KH Ahmad Dahlan, yang di tengah keterbatasan waktu dapat menggerakkan dakwah serta mendirikan amal usaha Muhammadiyah mulai dari bidang pendidikan hingga kesehatan.
"Melihat lemahnya akses kesehatan saat itu, KH Ahmad Dahlan mendirikan PKU, yang mengarah pada pembentukan lembaga kesehatan dan yayasan yatim. Kemudian pembaga pendikan, hilsing school, serta organisasi Aisyiyah untuk meningkatkan pendidikan kaum perempuan yang saat itu terbelakang," tambah Haedar.

Lebih lanjut, Prof. Haedar juga menyampaikan komitmen Muhammadiyah untuk membantu masyarakat yang terkena bencana, seperti di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, menegaskan bahwa ini adalah langkah nyata mencerminkan karakter dan jiwa Muhammadiyah.
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dalam kesempatan tersebut, menjelentrehkan peran stategis Pemkab Lamongan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui 15 program prioritas, Beliau menegaskan bahwa kesejahteraan tidak hanya terhubung dengan aspek ekonomi tetapi juga terkait dengan akses layanan kesehatan hingga kualitas pendidikan.
Sumber: @prokopimkab.lamongan