Sebagai langkah mitigasi banjir, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi melakukan sidak kesiapan infrastruktur pengendali banjir di Kali Blawi, Kecamatan Karangbinangun, Kamis (18/12). Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Lamongan, Dinas PU SDA Propinsi Jawa Timur dan BBWS Bengawan Solo tersebut melakukan pembersihan enceng gondok dengan menggunakan excavator amfibi, perahu pencacah, dan kapal pengangkat untuk memastikan enceng gondok tidak menghambat aliran air.

“Pembersihan enceng gondok ini merupakan bagian dari upaya menjaga kelancaran aliran air agar fungsi sungai tetap optimal, khususnya dalam mendukung pengendalian banjir di wilayah rawan," ujar Pak YES.
Diterangkan kepala Dinas PU SDA Kabupaten Lamongan, Erwin Sulistya Pambudi, pembersihan enceng gondok ini menargetkan sepanjang 32 km selama 2025 dan 2026. Dimulai sejak awal musim hujan, program ini telah terealisasi sepanjang 12 km, yakni 7 km di kali Blawi - Kuro dan 5 km antara Wedoro - Margoanyar.

Program Pembersihan Enceng Gondok yang kita laksanakan pada musim hujan 2025-2026 ini berada di Jalur pembuangan utama Sluis Kuro Kali Blawi sepanjang 25 KM dan Jalur Pembuangan Dam Tambakombo di Kali Malang 2 KM dan Kali Corong 5 KM," jelasnya.
Program ini juga mengajak partisipasi dari desa-desa di wilayah Bengawan Jero dalam penyemprotan enceng gondok, serta petugas pintu air untuk pembersihan di masing-masing dam pembuang. Dengan kolaborasi lintas instansi dan lintas sektor, diharapkan pencegahan banjir melalui normalisasi aliran sungai dapat berjalan optimal.
Sumber: @prokopimkab.lamongan