Demi menyiapkan generasi penerus yang sehat dan produktif, Bupati YES menegaskan pentingnya langkah antisipatif dan kuratif dalam rangka mengurangi angka penyintas HIV/AIDS pada generasi muda. Hal tersebut beliau sampaikan saat membuka Seminar Nasional Peringatan Hari AIDS Sedunia, Sabtu (6/12), di Hall 2 Grand Mahkota Lamongan.

Dikatakan Bupati YES, dari total 1.779 penyintas HIV/AIDS di Lamongan, sebanyak 69% adalah dari kelompok usia 20-49. Oleh karena itu, Pak YES mendorong mengajak seluruh masyarakat untuk turut peduli dalam upaya pencegahan dan penanggulangan sebagai tanggung jawab moral dan sosial.
"Mari kita hapus stigma terhadap ODHA (orang dengan HIV/AIDS), sehingga bisa hidup bersama seiring dalam aktivitas sehari-hari," tambah Pak YES.

Bupati YES juga menyampaikan apresiasinya kepada Komunitas K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Kabupaten Lamongan dan HIPPA (Himpunan Perusahaan Peraih Penghargaan Program P2HIV/AIDS) Jatim yang telah menyelenggarakan acara peringatan Hari AIDS Sedunia di Lamongan. Selain Seminar Nasional, akan digelar juga Senam Bersama di Alun-Alun Lamongan pada Minggu (7/12) besok , yang menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi HIV/AIDS gratis.
"Terima kasih telah punya kepedulian dengan melakukan sosialisasi, meningkatkan pengetahuan, dam melakukan langkah-langkah pencegahan," ujar Pak YES.
Sumber: @prokopimkab.lamongan