Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji pada Kamis (4/12), meluncurkan Program SIDAYA (Lansia Berdaya) tingkat nasional dari Pendopo Lokatantra Kabupaten Lamongan. Dalam kesempatan tersebut Bupati Yuhronur Efendi sebagai tuan rumah menyambut baik dan berterima kasih atas dipilihnya Kabupaten Lamongan sebagai tempat peluncuran program SIDAYA.

Mendukbangga Wihaji mengaku terharu dan senang dengan semangat Lansia Lamongan yang luar biasa, beliau berharap semangat ini akan terus berlanjut dan dapat ditularkan pada lansia-lansia lainnya. Beliau juga menerangkan bahwa kedatangannya ini sekaligus untuk memastikan bahwa program untuk lansia ini ada dan terlaksana.
"Apa itu SIDAYA? Ini adalah program jementerian yang kegiatannya khusus para lansia. Apa harapannya? Supaya lansiany sehat walafiat, maka ada cek kesehatan gratis, ada lansia entrepreneur, dan ada program-program lansia termasuk siapapun yang nanti mengikuti sekolah lansia akan mendapatkan kartu lansia. Apa manfaatnya? Insya Allah nanti ada beberapa program yang berkenaan dengan siapapun yang mendapat kartu lansia," terang Menteri Wihaji.
Menjadi tuan rumah peluncuran SIDAYA, Pak Yes menyampaikan harapannya agar program-program terkait pembangunan SDM sejak masa dalam kandungan hingga lansia, baik program pemerintah pusat maupun program Pemkab Lamongan dapat terus difasilitasi.

"Ke depan demi keberlanjutan dan peningkatan kualitas program, kami berharap BKKBN terus dapat memfasilitasi pengembangannya, termasuk SELANTANG (Sekolah Lansia Tangguh) hingga S2 dan juga S3 standar 2 maupun standar 3, sehingga kehadiran pemerintah dalam pemberdayaan lansia benar-benar dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat di Kabupaten Lamongan," ucap Pak Yes.
Pada kesempatan tersebut, juga hadir Anggota Komisi VI DPR RI Ahmad Labib. Serta dilaksanakan wisuda SELANTANG, penyerahan bantuan GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) bagi keluarga resiko stunting di Kabupaten Lamongan tahun 2025, pemberian alat bantu lansia berupa 20 kursi roda, 20 tongkat kaki empat, dan BKL kit untuk seluruh lansia.
Sumber: @prokopimkab.lamongan