Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama jajaran Forkopimda bergerak cepat memastikan kesiapan pengamanan Idul fitri 1447 H. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Alun-Alun Lamongan, Kamis (12/3).
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi oleh Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman, dan Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf. Deni Suryo Anggo Digdo, yang melibatkan 331 personel gabungan dan dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Saat membacakan arahan Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Pak Yes menegaskan bahwa operasi ini merupakan wujud nyata sinergi antarinstansi untuk menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.
"Sesuai arahan Bapak Kapolri, poin penting dalam operasi ini adalah pengerahan personel yang tepat sasaran serta penguatan sinergi dan kolaborasi. Kami ingin memastikan pemudik merasa aman dan nyaman, mulai dari masa Ramadan hingga pasca-Idulfitri nanti," ujar Pak Yes.
Seluruh personel gabungan akan disebar ke berbagai titik strategis dan pos pelayanan di wilayah hukum Lamongan. Sebagai langkah preventif untuk menciptakan situasi kondusif, usai apel dilakukan pemusnahan barang bukti hasil Operasi Cipta Kondisi. Sebanyak 5.200 liter atau setara 5,2 ton minuman keras (miras) dan 245 unit knalpot tidak standar (brong) dihancurkan di lokasi. Langkah tegas ini diambil untuk meminimalkan gangguan ketertiban umum serta kebisingan yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah masyarakat.

Kapolres Lamongan, AKBP Arif Fazlurrahman, menambahkan bahwa fokus utama tahun ini adalah kelancaran arus mudik dan balik sesuai dengan tema "Mudik Aman, Keluarga Bahagia".
"Petugas di lapangan tidak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga memberikan pelayanan kemanusiaan di pos-pos yang telah disediakan. Kami berharap dengan persiapan matang ini, wilayah Lamongan tetap madani, nyaman, dan aman bagi warga maupun pemudik yang melintas," pungkas AKBP Arif.
Sumber : @prokopimkab.lamongan