Sebagai wujud komitmen dalam memperkuat daya saing dan inovasi daerah, Kabupaten Lamongan berhasil memperoleh sertifikat apresiasi melalui capaian Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025, dengan skor 3.81. Sertifikat apresiasi tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, Arif Satria, kepada Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, dalam kegiatan Rilis IDSD 2025, di Jakarta, Selasa (24/2).
IDSD merupakan instrumen strategis untuk mengukur dan memantau tingkat daya saing pada provinsi, kabupaten atau kota, secara sistematis dan berdasarkan data. Peran IDSD dapat dimanfaatkan sebagai indikator dokumen perencanaan daerah, data dasar dalam pengambilan kebijakan dan penajaman program, serta rujukan dalam penguatan ekosistem riset dan inovasi si daerah.
Atas capaian tersebut, Kabupaten Lamongan telah membuktikan sebagai daerah berdaya saing yang mampu menciptakan lingkungan kondusif bagi peningkatan produktivitas jangka panjang, baik melalui kualitas SDM, infrastruktur, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi. Dengan produktivias tinggi yang berkelanjutan, akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi yang baik, terciptanya kesempatan kerja yang tinggi, menurunnya angka kemiskinan, serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat secara inklusif.
Sumber: @prokopimkab.lamongan