Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mendampingi Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjend TNI Budi Irawan, menyerahkan secara simbolis bantuan kebencanaan berupa 125 kg beras dan 30 paket hygiene kit kepada warga yang terdampak banjir di Desa Sidomulyo, Kecamatan Deket, Jumat (20/2). Kemudian dilanjutkan peninjauan UPT Sumber Daya Air Kuro, Kecamatan Karangbinangun, guna memastikan unit-unit pompa sudah berjalan secara optimal dalam upaya menangani banjir di Lamongan.

Selain itu, BNPB juga memastikan menambah bantuan berupa 1 unit mobile pump dengan kapasitas 500 liter/detik, yang diharapkan mampu mempercepat proses penanganan genangan air dan meningkatkan efektivitas pengendalian banjir di wilayah terdampak.
"Saat ini kita telah menerapkan langkah-langkah kedaruratan dengan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak banjir. Selanjutnya kami juga menambahkan mobile pump agar mempercepat penurunan banjir di Lamongan," ujar Budi Irawan.

Lebih lanjut, Pak Yes memaparkan bahwa pemanfaatan pompa atau pintu air merupakan upaya yang cukup efektif dalam mengatasi banjir. Pemerintah juga berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor, guna memastikan penanganan berjalan dengan cepat, tepat, dan berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, BPBD Kabupaten Lamongan turut mendistribusikan sejumlah bantuan ke Desa Rayunggumuk, Kecamatan Glagah, berupa 125 kg beras dan 20 paket hygiene kit, dengan harapan dapat meringankan beban warga terdampak banjir, sekaligus memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat.
Sumber: @prokopimkab.lamongan