Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menghadiri sekaligus menyerahkan penghargaan dalam kegiatan Gathering Pimpinan Badan Usaha dan Penyerahan Penghargaan K3 2026 yang digelar oleh Komunitas K3 Lamongan di Hotel Grand Mahkota, Kamis (12/2). Dalam kesempatan tersebut, Bupati YES menegaskan pentingnya membudayakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai bagian yang terintegrasi dalam sistem dan perilaku kerja sehari-hari, bukan sekadar kewajiban administratif.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Pak Yes menyoroti capaian Lamongan sebagai salah satu daerah dengan produksi padi terbesar di Jawa Timur. Beliau menjelaskan alasan Lamongan mampu melampaui daerah lain yang memiliki lahan lebih luas maupun tingkat kesuburan tanah yang lebih tinggi.
“Kita hanya punya 95.000 hektare, tetapi produksinya bisa melebihi daerah yang lahannya lebih luas. Bibitnya sama, pupuknya sama, tapi kenapa Lamongan bisa unggul? Karena Lamongan punya budaya kerja yang mumpuni,” ujarnya.
Pak YES menggambarkan karakter petani Lamongan yang tidak menunda musim tanam setelah panen sebagai simbol etos kerja yang konsisten. “Setelah panen tidak pakai nunggu lagi, tidak ragu-ragu, langsung nandur lagi. Itu yang membuat produksi kita naik,” tegasnya.
Budaya kerja tersebut, lanjutnya, relevan dengan penerapan nilai-nilai K3 di lingkungan perusahaan. Menurutnya, tanggung jawab K3 bukan hanya berada pada perusahaan secara formal, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen dalam ekosistem kerja.
“Kalau pekerjanya tidak berkontribusi, apakah K3 bisa berhasil? Tentu tidak. K3 ini menjadi tanggung jawab semuanya yang terlibat di dalam perusahaan,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Lamongan bersama Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara turut menyerahkan penghargaan K3 Nasional Tahun 2026 kepada sejumlah perusahaan dan institusi di Lamongan. Penghargaan yang diserahkan meliputi kategori Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3), Program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2HIV/AIDS), serta penghargaan Zero Accident bagi perusahaan yang berhasil menerapkan sistem keselamatan kerja tanpa kecelakaan dalam periode penilaian.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap budaya K3 semakin mengakar sebagai bagian dari karakter dunia usaha di Lamongan, sehingga mampu menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, produktif, dan berkelanjutan.
Sumber: @prokopimkab.lamongan