Pemerintah Kabupaten Lamongan perkuat sektor kesehatan melalui pembangunan Gedung baru Puskesmas Sukodadi. Rabu (8/4) Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi secara langsung meresmikan fasilitas kesehatan yang kini tampil lebih modern dan representatif tersebut. Dalam sambutannya, Bupati Yes menjelaskan bahwa perbaikan layanan kesehatan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan demi menjamin hak dasar masyarakat.
“Alhamdulillah, satu per satu layanan kesehatan kita perbaiki karena kita tahu kesehatan adalah hal yang sangat krusial. Saat ini, indeks kesehatan manusia di Lamongan berada di angka 76,8 atau kategori tinggi. Ini adalah hasil dari kemudahan akses kesehatan yang semakin berkualitas," ujar Bupati Yes.

Lebih lanjut, Bupati Yes juga menyoroti peningkatan angka Usia Harapan Hidup (UHH) di Lamongan yang kini menyentuh 75,78 tahun. Hal ini berarti anak-anak yang lahir hari ini di Lamongan memiliki proyeksi umur panjang berkat lingkungan dan layanan kesehatan yang semakin unggul.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan, dr. Moh Chaidir Annas melaporkan bahwa Puskesmas Sukodadi kini memiliki ruang rawat inap dengan kapasitas 16 tempat tidur. Dengan peningkatan fasilitas ini diharapkan mampu melayani masyarakat di wilayah Kecamatan Sukodadi.
“Selain puskesmas, di wilayah Sukodadi terdapat 2 fasilitas Pustu, 3 Polindes dan 5 Ponkesdes. pada tahun 2024 jumlah pasien rawat inap sebanyak 1.204 pasien, tahun 2025 sebanyak 1. 490 pasien, serta pasien rawat jalan tembus 70 ribu pasien,” terangnya.

Selain itu, data menunjukkan peningkatan signifikan kepercayaan masyarakat pasca pembangunan gedung, jumlah rawat inap 2024 sebanyak 1204 pasien, 2025 sebanyak 1490 pasien. Sementara kunjungan pasien pada tahun 2024 sebesar 63,6 persen, tahun 2025 sebanyak 86,5 persen dan triwulan 1 tahun 2026 sebanyak 79,1 persen kunjungan masyarakat.
“Ini menunjukkan minat masyarakat yang melakukan perawatan di puskesmas semakin banyak. Bahkan setelah di bangun pada Februari 2025 tercatat 5.829 pasien yang berobat, dan angka tersebut melonjak menjadi 6.478 pasien pada bulan Maret setelah fasilitas baru selesai dibangun,” pungkasnya.
Sumber : @prokopimkab.lamongan