Ketahanan pangan dan pembangunan infrastruktur menjadi dua sektor yang terus diperkuat dalam satu tahun kepemimpinan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, dalam program dialog Jatim Gaspol yang digelar JTV di Studio JTV Graha Pena Surabaya, Rabu (11/3).

Wabup Dirham memaparkan sejumlah capaian pembangunan Kabupaten Lamongan selama satu tahun terakhir. Ia menyebut berbagai program pembangunan terus diarahkan untuk memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Selama satu tahun ini kami berupaya memastikan pembangunan di Lamongan berjalan berkelanjutan, mulai dari penataan fiskal, penguatan ketahanan pangan, hingga peningkatan konektivitas infrastruktur yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar mas Dirham.
Menurutnya, sektor pertanian masih menjadi salah satu kekuatan utama Lamongan. Produksi padi yang mencapai sekitar satu juta ton gabah kering giling (GKG) per tahun menempatkan Lamongan sebagai salah satu daerah penghasil padi terbesar di Jawa Timur sekaligus menjadi penopang ketahanan pangan regional.
“Ketahanan pangan menjadi prioritas kami. Produktivitas pertanian harus terus dijaga, karena dari sektor inilah kesejahteraan masyarakat Lamongan bertumpu,” tambahnya.

Selain sektor pertanian, pemerintah daerah juga terus mendorong penguatan infrastruktur sebagai penunjang aktivitas ekonomi masyarakat. Peningkatan konektivitas wilayah dinilai penting untuk memperlancar distribusi hasil produksi sekaligus membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat di berbagai wilayah Lamongan.
Mas Dirham menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. “Kami ingin memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Lamongan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang,” pungkasnya.
Sumber : @prokopimkab.lamongan