Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, mengikuti Entry Meeting Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran Tahun 2026 dan Penyampaian Rencana Pembinaan SPIP-T pada Pemerintah Daerah Wilayah Provinsi Jawa Timur, yang dilaksanakan secara daring di Command Center Pemkab Lamongan, Senin (2/3). Entry meeting ini diselenggarakan sebagai bentuk penguatan tata kelola pemerintahan, serta mendukung efektivitas pengendalian dan perencanaan di lingkungan Pemerintah Daerah.

Disampaikan oleh Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur, Abdul Chair, terdapat 5 sektor penting yang menjadi fokus utama dalam menjalankan pengawasan yakni sektor pendidikan, pengentasan kemiskinan, kesehatan, penurunan stunting, serta ketahanan pangan. Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Daerah dituntut untuk berkontribusi nyata, memberikan dukungan penuh khususnya dalam penyediaan data, aktif berkomunikasi dan berkolaborasi, sehingga mampu memberikan hasil yang realistis dan terukur.

Lebih lanjut, hasil dari evaluasi perencanaan dan penganggaran ini diharapkan tidak hanya menjadi dokumen administratif semata, tetapi juga sebagai bentuk identifikasi terhadap risiko utama guna mencapai tujuan nasional. Pemerintah daerah memiliki peran vital dalam memastikan setiap anggaran berdampak bagi masyarakat, melalui berbagai ruang kolaborasi dan ruang kebaikan, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan publik, sekaligus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Asta Cita Presiden RI.
Sumber : @prokopimkab.lamongan