Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Anggota DPR RI Komisi VI Ahmad Labib menyerahkan bantuan pangan berupa beras dari Badan Pangan Nasional. Sebanyak 22,4 ton beras disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir di lima kecamatan, yakni Kalitengah, Turi, Karangbinangun, Glagah, dan Deket, yang dipusatkan di Pendopo Kecamatan Kalitengah, Sabtu (31/1). Penyaluran cadangan beras pemerintah ini ditujukan untuk menjamin ketersediaan kebutuhan pokok serta meringankan beban masyarakat yang aktivitas ekonominya terganggu akibat luapan air.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati YES menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah daerah bersama legislatif pusat dan Bulog merupakan wujud sinergi untuk memastikan penanganan dampak banjir berjalan optimal.
Selain menyalurkan bantuan logistik, Pak YES menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan terus melakukan berbagai upaya teknis untuk mempercepat surutnya air di kawasan Bengawan Jero.
"Upaya penanggulangan terus kami lakukan, di antaranya percepatan pembuangan air dengan membuka Pintu Kuro, menyalakan pompa air secara maksimal, hingga pembersihan enceng gondok yang menghambat aliran," terang Pak YES.

Upaya masif tersebut mulai menunjukkan perkembangan positif di lapangan. Berdasarkan pantauan terkini, debit air di titik pantau Blawi berangsur turun.
"Alhamdulillah, saat ini Tinggi Muka Air (TMA) Blawi mulai surut dan berada di angka +0,60," tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen untuk terus memantau kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar penanganan banjir, baik dari sisi bantuan sosial maupun infrastruktur pengairan, dapat tertangani dengan baik.
Sumber: @prokopimkab.lamongan